MEMILIH PRESIDEN PADA PILPRES 2009

MEMILIH PRESIDEN PILPRES 2009
Pemilihan Presiden Juli nanti rakyat Indonesia kembali dihadapkan pada sebuah pilihan. Pertama apakah kita memilih atau tidak/golongan putih, kedua siapa calon presiden dan wakil presiden yang kita pilih. Yang jelas apapun pilihan kita, haruslah berdasarkan dari sebuah kesadaran yang kritis, karena pilihan kita akan menentukan akan kemana kita melangkah..

Untuk menentukan sikap apakah kita memilih atau tidak/golongan putih pada PILPRES 2009 nanti maka ada beberapa hal yang harus kita ingat, pertimbangkan yaitu ;
1. Hak dan Kewajiban kita sebagai warga negara indonesia.
Hak dan kewajiban warga negara indonesia telah diatur dalam peraturan dan perundang-undangan yang ada, dalam hal Pemilihan umum hal itu jelas tertulis
pada UUD 1945, bahwa setiap warha negara berhak untuk dipilih dan memilih
yang selanjutnya diatur dalam bentuk UU(Klik:),PP dan pentunjuk-pentunjuk teknis yang dikeluarkan oleh Penyelenggara KPU.

2. Tujuan dan fungsi diadakannya Pemilihan Umum.
Apa tujuan diadakannya pemilu tersebut kita harus ketahui agar supaya kita dapat memahami dengan jelas untuk apa pemilu itu diadakan.

3. Peran dan Tanggung Jawab kita sebagai Warga Negara Indonesia.

4. Manfaat dari diadakannya Pemilu bagi keberlangsungan Negara kita.

5. Fakta-fakta pemilu yang ada.

Hal ini perlu kita pertimbangkan supaya kita lebih memahami arti dan pentingnya kita pada pemilu.

Setelah kita mengetahui hal-hal diatas, diharapkan kita sudah dapat menentukan sikap apakah kita memilih presiden atau memilih tidak memilih alias Golput pada PILPRES 2009 juli nanti.Artinya sikap kita ada karena didasarakan oleh sebuah kesadaran, bukan karena ikut-ikutan.

Kemudian, setelah kita pilih untuk memilih, maka siapa yang kita pilih?. Dalam tahap ini kita lebih harus kritis untuk menentukan siapa yang menjadi pilihan kita, karena pilihan kita ini menentukan bagaimana bangsa ini berjalan untuk 5 tahun kedepan. Maka untuk itu kita harus lebih mengenal siapa calon kita luar dalam (jiwa dan Raga, Pemikiran dan Nurani).

Kita jangan terlena dengan apa yang kita lihat dan dengar, karena apa yang kita lihat dan dengar belum tentu semua benar, Artinya kita harus melihat fakta dan data yang benar-benar dan realistis.Dalam dunia Politik mengaburkan kesalahan, mempertontonkan kebenaran sesuatu hal yang sangat wajar, Karena politik adalah kepentingan. Tapi sebagai calon pemimpin bangsa yang besar dan baik seharusnya/idealnya pemimpin itu berani mengakui dan memperbaiki kesalahan serta meningkatkan kebenaran menjadi lebih baik.

Jadi sebelum memilih pada TPS ada langkah-langkah yang harus kita lakukan
mulai saat ini yaitu :

1. Kenali Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden anda.

- Visi-Misinya
- Sejarahnya
- PemikiranNya
- Budi pekertinya
- Hal-hal apa yang telah dia perbuat (Salah-benar dan Baik-buruk)
- Komitmennya
- Dll

2. Setelah anda mengenal figur calon tersebut maka kita harus memikirkan bila dia kita pilih maka bagaimana nanti Indonesia dibawah kepemimpinannya.Karena pemikiran dengan perbuatan saling mempengaruhi. hal ini berhubungan dengan kebijakan yang nantinya dikeluarkan ketika dia memimpin bangsa ini.

3. Kemudian pertimbangkan dengan kehidupan bangsa kita saat ini, apakah figur tersbut cocok dengan situasi dan kondisi kita saat, dan apakah pemikirannya tersebut dapat membawa kita menuju lebih baik.

Dengan berpikir dan merenungkan serta mempertimbangkan hal-hal diatas maka kita telah dapat menentukan pilihan siapa Capres dan wapres yang akan kita pilih pada PILPRES 2009 Nanti.

Jangan memilih karena Kesukuan karena kita semua Rakyat Indonesia.
Jangan memilih Karena Agama karena TUHAN kita ESA.
Jangan Memilih Karena Gender karena Laki-laki dan Perempuan sama-sama ciptaan Tuhan.
Jangan memilih karena Wajah atau bentuk badan.

Pilihlah... Pilihan Anda dengan Kesadaran kritis, Karena 5 MENIT DI TPS MENENTUHAN NASIB KITA 5 TAHUN KEDEPAN.

0 komentar:

Berbagi OPINI

Subscribe Bookmark and Share

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 Subscribe in a reader

Yahoo bot last visit powered by Scriptme Google bot last visit powered by Scriptme